Menilik Kesiapan Gereja Sambut Natal, Pesan Keselamatan Keluarga Bergema di Gereja Eben Haezer

Pdt Yohanes Mukudjey: Jemaat Eben Haezer Kelapa Lima, diharapkan bersama-sama menjaga toleransi untuk menciptakan kondisi yang kondusif di daerah

Metro Merauke – Hari Natal hampir tiba, atmosfer sukacita menyambutnya pun makin terasa, terutama menjelang malam tanggal 25 Desember. Untuk menyambut kebahagiaan Natal, geliat pusat keramaian warga, seperti di swalayan hingga pasar tradisional semakin ramai terasa.

Dari pantauan Metro Merauke, ragam kesiapan juga dilakukan di gereja-gereja untuk menyambut peringatan kelahiran ‘Sang Juru Selamat’, datangnya Hari Natal 25 Desember. Salah satu gereja di Merauke, Gereja Protestan Indonesia (GPI) di Papua, Jemaat Eben Haezer Kelapa Lima, Merauke, Papua Selatan.

Bacaan Lainnya

Pada usianya yang genap 47 tahun, Gereja Eben Haezer dalam menyambut perayaan Natal 2025 dari jauh-jauh hari mulai ditata dan dihias dengan aneka ornamen khas Natal dan siap menerima jemaat yang akan hadir pada malam Natal untuk beribadah menyambut lahirnya Yesus Kristus.

Terkait ragam kesiapan yang dilakukan di Gereja Eben Haezer, Pdt Yohanes Mukudjey mengatakan, persiapan yang dilakukan mulai mendekorasi ruang ibadah, membuat kandang Natal, memastikan kesiapan pasokan listrik yang stabil hingga telah menjalin koordinasi dengan pihak terkait dalam menjaga keamanan di gereja saat pelaksanaan ibadah Hari Raya Natal yang dimulai Rabu malam (24/12/2025).

Dikatakan, dalam mempersiapkan ibadah malam Natal yang diperkirakan akan dihadiri 1.000 an orang anggota jemaat, pihak gereja juga akan mempersiapkan tambahan tenda dan kursi.

GPI di Papua, Jemaat Eben Haezer-Kelapa Lima, Merauke, Papua Selatan

Menurutnya, sikap toleransi beragama pun terasa kental, dimana warga diluar agama Nasrani ikut serta dalam menjaga keamanan hingga menyediakan lahan parkir bagi jemaat yang beribadah.

“Memang setiap Natal, seperti biasa akan ada pengamanan dari kepolisian, internal gereja, ormas dan saudara-saudara kita lainnya,” beber Pdt Yohanes Mukudjey.

Pada kesempatan itu Pdt Yohanes Mukudjey menyampaikan pesan Natal untuk umat, khususnya jemaat Eben Haezer Kelapa Lima, diharapkan bersama-sama menjaga toleransi untuk menciptakan kondisi yang kondusif di daerah.

Serba serbi persiapan menyambut Natal di Gereja Eben Haezer, Kelapa Lima Merauke, menjadi salah satu gambaran bahwa di momen Natal tak hanya penuh dengan sukacita yang berlimpah.

Pada momen Natal juga tersisip suatu pesan yang cukup menyentuh, masyarakat belajar untuk memupuk rasa cinta kasih dan toleransi di tengah keberagaman. Natal juga mengajarkan setiap manusia untuk saling membantu satu sama lain tanpa memperhitungkan perbedaan.

Selaras dengan Natal Tahun 2025 dibawah sorotan tema ‘Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga’. Hal ini berangkat dari meningkatnya angka perceraian di Indonesia. Ini merupakan sebuah refleksi yang sangat relevan dan mendalam di tengah tantangan sosial saat ini. Berangkat dari keprihatinan atas meningkatnya angka perceraian di Indonesia, tema ini membawa pesan harapan sekaligus ajakan konkret bagi umat. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *