Metro Merauke – Perjalanan mendapatkan pelayanan kesehatan terkadang dimulai dari tempat yang sederhana. Bagi Sainem (74), seorang pasien diabetes, Pustu di kampung menjadi tempat pertama ketika kondisi kesehatannya mulai memburuk.
Namun, saat kondisinya semakin mengkhawatirkan, perjalanan pengobatannya membawanya ke RS Jenderal TNI LB Moerdani Merauke. Dari situlah cerita panjang Sainem sebagai pasien di rumah sakit tersebut bermula.
“Waktu itu saya dibawa ke Pustu di kampung. Cuma karena keadaan saya gawat darurat, akhirnya dibawa ke RS ini,” tutur Sainem.
Diabetes yang dideritanya membuat Sainem perlu menjalani pemeriksaan dan perawatan secara berkala. Dalam perjalanan pengobatan tersebut, bukan hanya penanganan medis yang ia rasakan, tetapi juga pengalaman pelayanan yang menurutnya memberikan kenyamanan.
Sainem mengaku bersyukur karena setiap kali datang untuk berobat, dirinya mendapatkan pelayanan yang baik. Keramahan petugas dan kesigapan dalam membantu menjadi hal yang paling ia rasakan selama menjalani perawatan.
“Sampai sekarang saya sering dibawa ke RS ini dan alhamdulillah saya di sini dapat pelayanan yang baik. Petugas melayani juga ramah-ramah dan sigap ketika dibutuhkan,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut juga membuat Sainem tidak merasa berbeda ketika memperoleh pelayanan sebagai peserta JKN. Ia menilai kepesertaan JKN bukan menjadi penghalang untuk mendapatkan pelayanan yang baik.
Justru, pengalaman selama berobat di RS Moerdani membuatnya semakin yakin untuk menjalani pengobatan secara rutin.
“Walaupun saya BPJS-nya yang gratis, tetap dilayani dengan baik,” katanya.
Kisah Sainem menjadi salah satu gambaran bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai tindakan medis, tetapi juga bagaimana pasien diperlakukan dengan penuh kepedulian. Bagi pasien diabetes yang membutuhkan pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, dukungan dari tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga semangat menjalani perawatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Dani Hamdani, menyampaikan bahwa pengalaman peserta menjadi bagian penting dalam melihat bagaimana Program JKN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, pengalaman positif seperti yang disampaikan Sainem ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Merauke,” ujarnya.
Diabetes sendiri merupakan penyakit kronis yang membutuhkan perhatian dan pengelolaan dalam jangka panjang. Pemeriksaan secara rutin, mengikuti anjuran tenaga kesehatan, menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik, serta mengonsumsi obat sesuai petunjuk merupakan bagian dari upaya menjaga kondisi tetap terkendali.
Perjalanan Sainem dari Pustu di kampung hingga berulang kali mendapatkan pelayanan di RS Moerdani menunjukkan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam perjalanan pengobatan. Lebih dari sekadar tempat berobat, pelayanan yang ramah dan sigap dapat menghadirkan rasa aman bagi pasien dan keluarga.
Pada akhirnya, pengalaman Sainem meninggalkan kesan sederhana namun bermakna. Ketika seseorang datang mencari pertolongan dalam kondisi membutuhkan, pelayanan yang diberikan dengan tulus dapat menjadi kekuatan tersendiri untuk terus menjalani proses pengobatan.(Nuryani)












































