Kelompok Bersenjata Tunjukkan Eksistensinya di Pegunungan Bintang

SMK Negeri 1 Oksibil yang diduga dibakar kelompok bersenjata-Dok. Humas Polda Papua

Metro Merauke – Sejak beberapa hari terakhir, kelompok bersenjata menunjukkan eksistensinya di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Sejak akhir pekan lalu, kelompok bersenjata di sana melakukan beberapa aksi penembakan dan pembakaran.

Bacaan Lainnya

Setelah baku tembak dengan personel polisi akhir pekan lalu, dan menembaki pesawat cargo yang akan mendarat di Bandara Oksibil, kelompok bersenjata juga diduga membakar SMK Negeri I Oksibil.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan pembakaran gedung SMK Negeri 1 Oksibil terjadi pada hari yang sama dengan penembakan pesawat cargo, Senin (09/01/2023) pagi.

Katanya, saat itu salah satu personel Polres Pegunungan Bintang melihat gumpalan asap. Ia kemudian melapor ke Mapolres. Ketika itu, juga terdengar ledakan senjata dari arah SMK Negeri 1 Oksibil. 

“Kapolres kemudian memerintahkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo dalam siaran pers tertulisnya, Senin (09/01/2023) malam.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, hingga kini polisi masih mendalami kerugian materil yang ditumbulkan peristiwa itu. Polisi juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Katanya, kepolisian masih melakukan pengamanan dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Meski kelompok bersenjata diduga melakukan sejumlah aksi di Pegunungan Bintang dalam sejak akhir pekan lalu, namun polisi menyatakan situasi keamanan di sana secara umum masih terkendali.

Polisi akan menyelidiki terduga pelaku serangkaian insiden itu dan terus melakukan penyisiran, mencari keberadaan terduga pelaku.

“Kami akan mengusut tuntas hingga mengetahui identitas pelaku. Mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” ucap Kombes Pol Ady Prabowo.

Tiga Polisi Terluka Saat Kontak Tembak di Pegunungan Bintang

Tiga personel Polres Pegunungan Bintang, Papua Tengah terluka saat terjadi kontak tembak dengan kelompok bersenjata di sana pada Sabtu, 07 Januari 2023.

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Mohamad Dafi Bastomi mengatakan ketiga korban luka adalah, Fransiskus Ronsumbre luka tembak di bagian lengan kanan bagian atas, Jaenuddin luka akibat serpihan peluru, dan Freying luka akibat serpihan peluru.

Menurutnya, kontak tembak terjadi di Jalan Kabiding Lokasi 3, Distrik Oksibil. Awalnya, polisi menerima laporan ada penembakan terhadap seorang pengojek, namun korban tidak kena dan berhasil selamat. 

Anggota Polres Pegunungan Bintang  menuju lokasi untuk memastikan informasi itu dan mencari tahu siapa pelaku penembakan. Akan tetapi mereka ditembaki saat dalam perjalanan ke lokasi.

“[Kontak tembak terjadi] di Jalan Kabiding Lokasi 3 aparat kita diserang dari hutan sebelah kanan ya, sehingga terjadi kontak senjata. Kami akan patroli. Kami akan jamin keamanannya,” kata AKBP Mohamad Dafi Bastomi.

Personel polisi yang terluka mendapat perawatan di RSUD Oksibil. Kondisi mereka mulai membaik. Pelaku penembakan terhadap tukang ojek dan yang menghadang rombongan polisi, diduga kelompok bersenjata

Kelompok Bersenjata Diduga Tembaki Pesawat Cargo 

Kelompok bersenjata di Pegunungan Bintang, juga diduga pelaku penembakan pesawat cargo pada Senin pagi, 9 Januari 2023.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, pesawat Ikaros Jenis Caravan PK-HVV itu berangkat dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Katanya, saat akan mendarat di Bandara Oksibil pesawat ditembaki kelompok bersenjata. Pesawat pun batal mendarat dan kembali ke Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

“Pelaku penembakan diduga kelompok bersenjata pimpinan Ananias Atimin Bintang. Pesawat itu merupakan pesawat cargo barang dagangan,” kata Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo.

Lantai pesawat cargo yang tertembus peluru-Dok. Humas Polda Papua

Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, polisi belum mendapat laporan apakah ada korban dalam insidem itu, dan kerugian meteri. Polisi masih menunggu konfirmasi dari pihak Bandara Oksibil.

Menurutnya, polisi akan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus penembakan itu dan kerugian dampak dari penembakam itu.

“Hingga kini kami masih belum mendapatkan informasi lengkap, bagian mana saja dari pesawat yang terkena tembakan,” ucapnya. (Redaksi/Arjuna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *